Polyester Embassy dan Menjadi Band Obscure Paling Keren

foto diambil dari laman vanillathunderecords.bandcamp.com

Polyester Embassy adalah band obscure paling keren yang ada di Indonesia saat ini. Band ini mungkin bukan tipikal band yang selalu menghiasi poster-poster acara tiap minggu, atau hilir mudik di top ten playlist radio, atau menjadi highlight di festival-festival besar. Band ini akan selalu menjadi obscure. Mereka bukan tipikal band yang bisa mendatangkan massa banyak. Saat mereka tampil, mungkin hanya akan segelintir orang yang berada di pit depan menikmati musik mereka. Tapi, percayalah hanya orang-orang terpilih dan memang memiliki selera musik bagus yang dapat mengapresiasi musik mereka.

Saya bukan mengada-mengada atau terdengar sangat hiperbola. Tapi memang seperti itu. Apa yang saya perhatikan, dari para personil Polyester Embassy bujang hingga sekarang sudah memiliki anak yang memasuki usia sekolah, karir band ini tak pernah menanjak tapi juga tak pernah menurun. Mereka tetap konsisten untuk menjadi obscure dan underdog.

Jika pembelaan saya, terhadap musik-musik yang obscure dan underdog ini karena jelas band-band seperti ini tak pernah terlalu peduli dengan tetek bengek tren dan komoditas. Dan menjadi underdog, akan selalu menjadi pilihan paling baik dibanding melacurkan diri. Semangat-semangat underdog ini hanya akan dimiliki oleh mereka yang memang mencintai musik-musik bagus.

Dan menjadi underdog dan terus menjadi obscure, jauh dari terpaan ketenaran dan pantauan media-media besar, akan selalu menjadi sesuatu yang melawan semangat-semangat kemapanan itu sendiri. Mereka tidak pernah terbebani untuk besar. Mereka tidak pernah terbebani untuk membuat hits single yang disukai massa. Semangat underdog ini adalah untuk terus membuat musik seperti yang mereka inginkan.

Tahun lalu, Polyester Embassy merilis mini-album terbaru mereka Since Tomorrow EP dalam format piringan hitam yang dirilis label rekaman Vannila Thunder (Singapura) dan versi kaset oleh Nanaba Records (Jakarta). Kini, mereka merilis versi CD oleh Warkop Musik. Polyester Embassy juga bukan band yang tidak produktif-produktif amat, karena beberapa tahun lalu juga mereka sempat merilis mini-album Have You EP.

Terdapat 4 (empat) lagu dalam mini-album ini yaitu “F#”, “Twisted Faith”, “Since Tomorrow”, dan “Tragicomedy”. Kelebihan dari musik Polyester Embassy adalah komposisi untuk meramu musik yang kompleks tapi kemudian juga sangat terdengar catchy. Kekuatan band ini memang masih pada guitar-driven dari Ekky Darmawan dan Uting yang seolah menjadi kelebihan dari Polyester Embassy. Salah satu lagu favorit saya yang ada di album ini, “Since Tomorrow” sangat merepresentasikan musik khas Polyester Embassy. Nada-nadanya sangat khas terpengaruh dari gitar indie rock dan bripop, tapi kemudian permainan derau dan synthesizer derta ketukan yang bertenaga membuat lagu ini sebetulnya selalu menghias di kepala saya: “I believe in your rebel and yell, I believe in your heaven and hell”.

Band ini akan selalu menjadi obscure. Mungkin sehari-hari mereka akan lebih disibukkan dengan ruwetnya pekerjaan atau rengekan anak mereka. Tapi jika memang Anda menyukai musik obscure paling keren, sempatkanlah nonton mereka ketika manggung atau mendengarkan musik mereka.

***

(Tulisan ini dibuat untuk Liner Notes Since Tomorrow EP yang dirilis Warkop Musik) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here